{"id":26502,"date":"2025-10-09T14:25:51","date_gmt":"2025-10-09T07:25:51","guid":{"rendered":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/?p=26502"},"modified":"2025-10-09T14:25:53","modified_gmt":"2025-10-09T07:25:53","slug":"narawita-fest-2025-fpbs-upgris-wadah-pembentukan-karakter-dan-identitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/2025\/10\/09\/narawita-fest-2025-fpbs-upgris-wadah-pembentukan-karakter-dan-identitas\/","title":{"rendered":"Narawita Fest 2025 FPBS UPGRIS Wadah Pembentukan Karakter dan Identitas"},"content":{"rendered":"\n<p>Suasana penuh semangat literasi menyelimuti Gedung Pusat Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) pada Kamis, 9 Oktober 2025, menandai resminya pembukaan Narawita Fest 2025. Festival tahunan bergengsi yang digagas oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) UPGRIS ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah pekan raya yang mengikrarkan tema mendalam: \u201cBahasa dan Sastra: Cermin Peradaban, Penjaga Kebinekaan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dihelat di tengah semangat pluralisme Indonesia, Narawita Fest diposisikan sebagai wadah kolaborasi multifaset yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat: dari mahasiswa, dosen, guru, hingga pegiat seni. Tujuannya tunggal: merayakan kekayaan dan memperkuat nilai-nilai kebahasaan serta kesastraan di tengah keragaman budaya yang menjadi ciri khas bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembukaan yang berlangsung di Lantai 7 Gedung Pusat UPGRIS tersebut diserbu oleh ratusan mahasiswa, siswa SMA sederajat, dan tamu undangan, menunjukkan antusiasme tinggi dari komunitas akademika dan pelajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Satu Bulan Penuh Dedikasi pada Literasi dan SeniKetua Panitia Narawita Fest 2025, Yuli Kurniati Werdiningsih, S.S., M.A., menjelaskan bahwa festival kali ini dirancang dengan durasi yang ambisius, yakni satu bulan penuh, meliputi rangkaian kegiatan literasi dan seni yang berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan tradisi yang ingin dibangun oleh FPBS.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSetiap tahun kami menghadirkan kegiatan yang berkelanjutan,\u201d ungkap Yuli, merinci spektrum acara yang akan digelar. Rangkaian inti festival mencakup lomba baca puisi tiga bahasa\u2014melibatkan Bahasa Indonesia, Inggris, dan Jawa\u2014yang menegaskan komitmen FPBS terhadap Trigatra Bahasa: mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Narawita Fest 2025 juga akan menggelar panggung mingguan yang dinamis, lawatan bahasa, sastra, dan budaya ke berbagai sekolah mitra, serta kegiatan sinematik berupa pemutaran dan bedah film yang bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kendal. Aspek literasi diperkuat dengan bedah buku dan penerbitan antologi puisi yang melibatkan karya dosen serta karyawan FPBS.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai klimaks dari seluruh kegiatan, puncak acara akan diselenggarakan pada 28 Oktober. Pada malam puncak itu, akan diumumkan dan diberikan penghargaan kepada para pemenang lomba baca puisi tiga bahasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, dua penghargaan paling bergengsi dalam ekosistem literasi dan edukasi bahasa juga akan dianugerahkan: Sekolah Berdaya Bahasa-Sastra Narawita Award 2025 dan Tokoh Berdaya Bahasa-Sastra Narawita Award 2025. Kedua penghargaan ini merupakan apresiasi bagi institusi dan individu yang konsisten menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pengembangan bahasa dan sastra.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuli menambahkan bahwa kesuksesan festival ini adalah hasil sinergi kuat, \u201cFestival ini terselenggara atas kerja sama BEM FPBS, seluruh Himpunan Mahasiswa (Hima) di lingkungan FPBS, serta dukungan penuh dari pimpinan fakultas.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dekan FPBS, Siti Musarokah, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan posisi Narawita Fest sebagai tradisi akademik tahunan yang melekat dengan peringatan bulan bahasa dan sastra. Ia menjelaskan evolusi festival ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSejak berdiri, FPBS telah rutin menyelenggarakan kegiatan serupa, tetapi baru mulai Oktober 2023 kami memantapkan diri memberi nama \u2018Narawita Fest\u2019 agar semakin melekat di hati masyarakat,\u201d tutur Siti.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, Siti Musarokah menggarisbawahi bahwa Narawita Fest adalah cerminan jati diri FPBS UPGRIS yang menaungi tiga program studi utama: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD), dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cFestival ini bukan hanya ajang perayaan sastra, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan identitas akademik. Kami ingin menjadikan FPBS sebagai kawah candradimuka, tempat penempaan diri bagi civitas akademika, sekaligus sarana mengenalkan bahasa Indonesia di kancah internasional,\u201d pungkasnya, menegaskan visi FPBS dalam menjaga Tri Gatra Bahasa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suasana penuh semangat literasi menyelimuti Gedung Pusat Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) pada Kamis, 9 Oktober 2025, menandai resminya pembukaan Narawita Fest 2025. Festival tahunan bergengsi yang digagas oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) UPGRIS ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah pekan raya yang mengikrarkan tema mendalam: \u201cBahasa dan Sastra: Cermin Peradaban, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":26503,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[41,120,42],"tags":[],"class_list":["post-26502","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-academic","category-highlight","category-kegiatanmahasiswa"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-09-at-14.26.08.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26502"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26504,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26502\/revisions\/26504"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}