{"id":27023,"date":"2026-02-20T11:40:56","date_gmt":"2026-02-20T04:40:56","guid":{"rendered":"http:\/\/news.upgris.ac.id\/?p=27023"},"modified":"2026-02-20T11:41:08","modified_gmt":"2026-02-20T04:41:08","slug":"kkn-upgris-kelompok-27-dorong-kreativitas-ibu-pkk-rw-9-gemah-melalui-pelatihan-bros-kain-perca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/2026\/02\/20\/kkn-upgris-kelompok-27-dorong-kreativitas-ibu-pkk-rw-9-gemah-melalui-pelatihan-bros-kain-perca\/","title":{"rendered":"KKN Upgris Kelompok 27 Dorong Kreativitas Ibu PKK RW 9 Gemah melalui Pelatihan Bros Kain Perca"},"content":{"rendered":"\n<p>Gemah, Jawa Tengah \u2013 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (Upgris) Kelompok 27 sukses mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan bros dari kain perca bersama ibu-ibu PKK RW 9 Kelurahan Gemah pada Sabtu (8\/2\/2026) di Balai RW 9. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00-12.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan ibu rumah tangga yang antusias belajar keterampilan baru sebagai potensi ekonomi kreatif di lingkungan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat bros hias dari kain perca sebagai alternatif usaha kreatif yang ramah lingkungan. Kain perca yang sebelumnya dianggap limbah tekstil justru dimanfaatkan peserta untuk menghasilkan aksesori unik dan bernilai jual. Pelatihan mencakup teknik memilih kain, cara memotong, menyusun, hingga merangkai kain perca menjadi bentuk bros menarik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini diprakarsai oleh Mahasiswa KKN Upgris Kelompok 27, yang beranggotakan 8 mahasiswa dari berbagai program studi. Sementara itu, peserta pelatihan adalah ibu-ibu anggota PKK RW 9 Kelurahan Gemah, yang selama ini aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi tahu ternyata kain perca yang selama ini numpuk di rumah bisa jadi bros cantik yang bisa dijual,\u201d ujar Ibu Siti Fahrida, Ketua RW 9, saat diwawancarai.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2026, bertempat di rumah ibu \u2026. RW 9 Kelurahan Gemah, Kecamatan Gemah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Lokasi yang strategis dan nyaman membuat pelatihan berjalan interaktif dan menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap pemberdayaan perempuan dan pemanfaatan sumber daya lokal. Kelompok 27 menyadari bahwa banyak ibu rumah tangga memiliki waktu luang dan kreativitas, tetapi belum memiliki wadah serta keterampilan untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif. Selain itu, pengolahan kain perca menjadi produk bernilai tambah dapat mengurangi limbah kain sekaligus menciptakan peluang usaha berbasis komunitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui pelatihan ini kami ingin ibu-ibu tidak hanya mahir membuat produk, tetapi juga mampu melihat peluang usaha yang bisa meningkatkan pendapatan keluarga,\u201d jelas Meylan Amrina, Koordinator KKN Upgris Kelompok 27.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan dimulai dengan penjelasan teori singkat tentang kain perca dan jenis-jenis bahan yang cocok untuk bros. Selanjutnya, instruktur dari mahasiswa memberikan demo langkah demi langkah pembuatan bros, mulai dari pola dasar, teknik jahit tangan sederhana, pemilihan warna, hingga finishing. Setiap peserta dibimbing langsung sehingga bisa mempraktekkan secara langsung dengan bantuan alat dan bahan yang telah disiapkan panitia.<\/p>\n\n\n\n<p>Peserta juga diberi kesempatan untuk berkreasi sendiri, memilih motif dan bentuk bros sesuai selera masing-masing. Tidak hanya itu, sesi diskusi terbuka membuat peserta saling bertukar ide tentang strategi pemasaran serta kemasan produk sehingga siap dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan ini mendapatkan respon positif dari ibu-ibu PKK. Banyak peserta yang menyatakan siap untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri dan merintis usaha bersama dalam bentuk UKM (Usaha Kecil Menengah) di lingkungan RW 9. Mahasiswa pun berencana mengadakan pendampingan lanjutan, termasuk pelatihan pemasaran digital serta pembuatan merek lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menciptakan inovasi pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal. Dengan keterampilan baru yang mereka peroleh, ibu-ibu PKK RW 9 kini memiliki peluang nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kreativitas yang sederhana namun produktif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemah, Jawa Tengah \u2013 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (Upgris) Kelompok 27 sukses mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan bros dari kain perca bersama ibu-ibu PKK RW 9 Kelurahan Gemah pada Sabtu (8\/2\/2026) di Balai RW 9. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00-12.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan ibu rumah tangga yang antusias belajar keterampilan baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-27023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-20-at-11.40.35.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27023"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27027,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27023\/revisions\/27027"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}