{"id":27028,"date":"2026-02-20T11:46:13","date_gmt":"2026-02-20T04:46:13","guid":{"rendered":"http:\/\/news.upgris.ac.id\/?p=27028"},"modified":"2026-02-20T11:46:15","modified_gmt":"2026-02-20T04:46:15","slug":"mahasiswa-kkn-upgris-bersama-tim-qhse-gelar-edukasi-hiv-aids-tbc-dan-narkoba-di-sekolah-sekitar-proyek-jorang-bridge-construction","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/2026\/02\/20\/mahasiswa-kkn-upgris-bersama-tim-qhse-gelar-edukasi-hiv-aids-tbc-dan-narkoba-di-sekolah-sekitar-proyek-jorang-bridge-construction\/","title":{"rendered":"Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama Tim QHSE Gelar Edukasi HIV\/AIDS, TBC, dan Narkoba di Sekolah Sekitar Proyek Jorang Bridge Construction"},"content":{"rendered":"\n<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang bidang literasi dan pendidikan bekerja sama dengan tim QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) Proyek Jembatan Jorang Bridge Construction menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai HIV\/AIDS, Tuberkulosis (TBC), serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu sekolah yang berada di sekitar area proyek sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi muda sekaligus mendukung program promotif dan preventif di lingkungan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para siswa dan guru dengan penuh antusias. Dalam suasana interaktif, mahasiswa KKN menyampaikan materi edukatif mengenai pengertian HIV\/AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita. Selain itu, materi mengenai TBC juga disampaikan secara komprehensif, mencakup gejala, cara penularan melalui droplet, serta pentingnya deteksi dan pengobatan dini agar penyakit tidak semakin meluas.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Tak hanya itu, mahasiswa juga memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Penjelasan mencakup jenis-jenis narkotika yang sering disalahgunakan, dampak kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan. Edukasi ini disampaikan dengan metode yang komunikatif dan mudah dipahami agar siswa dapat menyerap informasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Koordinator mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang bidang literasi dan pendidikan Azkal Azkiya\u2019 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan meningkatkan literasi kesehatan di kalangan pelajar. \u201cKami ingin memberikan pemahaman yang benar dan komprehensif kepada siswa tentang HIV\/AIDS, TBC, dan narkoba. Pengetahuan yang tepat akan membantu mereka mengambil keputusan yang bijak dan menjaga diri dari risiko kesehatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Tim QHSE Proyek Jorang Bridge Construction turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Bapak Rijjalul Haq selaku manager QHSE menjelaskan bahwa sosialisasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta membangun budaya keselamatan dan kesehatan tidak hanya di area proyek, tetapi juga di lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p><br>\u201cProgram ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar proyek. Pencegahan penyakit menular dan penyalahgunaan narkoba merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,\u201d Bapak Reza Kresna Bayu perwakilan tim QHSE.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga membuka sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung. Banyak siswa yang aktif bertanya mengenai mitos dan fakta seputar HIV\/AIDS serta cara melindungi diri dari pengaruh pergaulan negatif. Interaksi ini menunjukkan tingginya minat dan kepedulian siswa terhadap isu kesehatan dan sosial yang dibahas.<br>Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan pesan edukasi, kegiatan ditutup dengan pembagian cinderamata dan materi literasi kesehatan kepada peserta. Diharapkan materi tersebut dapat menjadi referensi tambahan bagi siswa untuk terus meningkatkan wawasan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa, tetapi juga mempererat hubungan antara pihak proyek, dunia pendidikan, dan masyarakat sekitar. Kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang dan tim QHSE menjadi contoh sinergi positif dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Melalui program edukasi ini, mahasiswa KKN menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu memberikan dampak nyata. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan bebas dari pengaruh negatif, sekaligus mendukung keberlangsungan Proyek Jembatan Jorang Bridge Construction dalam suasana yang aman dan harmonis dengan lingkungan sekitar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang bidang literasi dan pendidikan bekerja sama dengan tim QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) Proyek Jembatan Jorang Bridge Construction menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai HIV\/AIDS, Tuberkulosis (TBC), serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu sekolah yang berada di sekitar area proyek sebagai bentuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27031,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[41,120,42],"tags":[],"class_list":["post-27028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-academic","category-highlight","category-kegiatanmahasiswa"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-20-at-11.43.24.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27028"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27032,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27028\/revisions\/27032"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.upgris.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}