Mahasiswa KKN upgris Bidang Kesehatan Bersama Tim QHSE Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Pekerja Proyek Jembatan Jorang Bridge Construction

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang bidang kesehatan Azkal Azkiya’ melaksanakan kegiatan pemeriksaan kondisi kesehatan bagi para pekerja di Proyek Pembangunan Jembatan Jorang Bridge Construction. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan tim QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) proyek sebagai bagian dari upaya mendukung penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan konstruksi.


Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini berlangsung di kantor proyek dan diikuti oleh sejumlah pekerja dari berbagai divisi. Dalam suasana yang tertib dan kondusif, para pekerja secara bergantian menjalani pemeriksaan kesehatan dasar yang dilakukan oleh mahasiswa KKN di bawah koordinasi tim QHSE. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan suhu tubuh, pemeriksaan denyut nadi, serta konsultasi singkat terkait keluhan kesehatan yang dirasakan pekerja.


Koordinator mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang bidang kesehatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang berfokus pada aspek promotif dan preventif kesehatan kerja. Lingkungan proyek konstruksi memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, baik dari sisi beban fisik, paparan panas matahari, maupun potensi bahaya lainnya. Oleh karena itu, pemantauan kondisi kesehatan pekerja menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang dapat berdampak pada keselamatan kerja.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi secara langsung dalam menjaga kesehatan para pekerja proyek. Pemeriksaan ini juga menjadi sarana edukasi agar pekerja semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan mematuhi prosedur K3 di lapangan,” ujar Azkal Azkiya’ salah satu mahasiswa KKN.


Tim QHSE proyek Jorang Bridge Construction turut mendampingi selama kegiatan berlangsung. Perwakilan QHSE menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.


“Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting, terutama pada proyek konstruksi yang melibatkan aktivitas fisik intensif. Dengan adanya dukungan dari mahasiswa KKN, kami dapat memperluas cakupan edukasi kesehatan kepada pekerja,” Bapak Rijjalul Haq jelas perwakilan tim QHSE.


Selain pemeriksaan fisik, mahasiswa KKN juga memberikan penyuluhan singkat mengenai pentingnya hidrasi yang cukup, konsumsi makanan bergizi, istirahat yang memadai, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Edukasi ini diharapkan dapat menekan risiko kelelahan kerja (fatigue) dan penyakit akibat kerja yang sering muncul di sektor konstruksi.


Para pekerja menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi proyek. Beberapa pekerja yang diketahui memiliki tekanan darah tinggi ringan langsung diberikan saran untuk mengatur pola makan dan mengurangi konsumsi garam, serta dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat apabila diperlukan.


Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum peningkatan kesadaran terhadap budaya K3 di lingkungan proyek. Dengan adanya kolaborasi antara dunia akademik dan industri, diharapkan tercipta sinergi positif dalam membangun sistem kerja yang lebih aman dan berkelanjutan.


Melalui program KKN ini, mahasiswa Universitas PGRI Semarang tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pekerja konstruksi. Kontribusi di bidang kesehatan kerja menjadi bukti bahwa peran mahasiswa dapat langsung dirasakan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja.


Ke depan, mahasiswa KKN bersama tim QHSE berencana mengembangkan program lanjutan seperti pemeriksaan gula darah dan kolesterol, serta pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala sehingga kesehatan pekerja tetap terpantau dan produktivitas proyek Jembatan Jorang Bridge Construction dapat terus terjaga dengan optimal.

More From Author

Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama Tim QHSE Gelar Edukasi HIV/AIDS, TBC, dan Narkoba di Sekolah Sekitar Proyek Jorang Bridge Construction

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Bidang Lingkungan Bersama Tim QHSE Laksanakan Penanaman Pohon di Proyek Jorang Bridge Construction dalam Rangka Peringatan Hari K3 Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *