Mahasiswa KKN UPGRIS Dorong Digitalisasi UMKM Tempe dan Tahu di Desa Blaru

PATI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 03 melaksanakan program pemberdayaan UMKM di Desa Blaru, Kecamatan Pati, pada Januari 2026. Program ini difokuskan pada dua pelaku usaha berbeda, yakni UMKM produksi tempe dan UMKM produksi tahu, sebagai upaya meningkatkan promosi dan daya saing melalui digitalisasi.


Berdasarkan hasil observasi awal, mahasiswa menemukan bahwa kedua UMKM tersebut memiliki potensi besar karena menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat. Namun, sistem pemasaran masih terbatas pada penjualan langsung dan promosi dari mulut ke mulut.

Sebagai solusi, mahasiswa KKN membuatkan banner promosi untuk masing-masing usaha yang mencantumkan identitas usaha, produk unggulan, serta nomor kontak pemesanan. Selain itu, mahasiswa juga mendaftarkan lokasi produksi tempe dan tahu secara terpisah di Google Maps lengkap dengan dokumentasi foto serta informasi jam operasional.


Heru sebagai pemilik UMKM tempe menyampaikan bahwa program tersebut sangat membantu dalam memperluas jangkauan pasar. “Dengan adanya titik lokasi di Google Maps, pelanggan dari luar desa jadi lebih mudah menemukan tempat produksi kami. Banner yang dipasang juga membuat usaha kami terlihat lebih profesional,” ungkap Heru.


Sementara itu, Sukartini sebagai pemilik UMKM tahu juga mengapresiasi langkah digitalisasi yang dilakukan mahasiswa. “Selama ini pembeli hanya tahu dari informasi warga sekitar. Sekarang usaha kami sudah terdaftar di Google Maps, jadi lebih modern dan terpercaya. Kami merasa sangat terbantu,” tutur Sukartini.

Dari pihak mahasiswa, Koordinator Program UMKM KKN UPGRIS, Arul Alamsyah, menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah awal yang sederhana namun berdampak besar.
“Kami melihat potensi besar pada UMKM tempe dan tahu di Desa Blaru. Melalui digitalisasi, kami ingin membantu pelaku usaha agar lebih mudah ditemukan konsumen dan mampu bersaing di era teknologi saat ini,” jelasnya.


Pemerintah Desa Blaru turut mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM lain untuk mulai memanfaatkan platform digital dalam mengembangkan usaha mereka.

More From Author

Mahasiswa KKN UPGRIS Hadiri Sosialisasi Mikroba Pertanian di Desa Blaru

Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Kelas Kreatif Daur Ulang Sampah Plastik di SDN Blaru 02

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *