Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Kelas Kreatif Daur Ulang Sampah Plastik di SDN Blaru 02

PATI — Mahasiswa KKN dari Universitas PGRI Semarang Kelompok 3 mengadakan kegiatan kelas kreatif bertema daur ulang sampah plastik di SDN Blaru 02, Desa Blaru, pada Rabu, 4 Februari 2026. Program edukatif ini bertujuan menumbuhkan kreativitas siswa sekaligus membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung di ruang kelas dengan suasana yang penuh antusiasme. Para siswa diajak mengolah sampah plastik bekas menjadi karya seni berupa kolase. Mahasiswa menyediakan berbagai bahan seperti kemasan plastik berwarna, lem, dan media gambar yang kemudian dihias oleh siswa dengan kreativitas masing-masing.


Ketua Kelompok 3 KKN, Ahmad Jalaluddin Mahtum, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya belajar seni, tetapi juga memahami nilai penting daur ulang dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin menggabungkan unsur edukasi, kreativitas, dan kepedulian lingkungan dalam satu kegiatan. Anak-anak tidak hanya belajar membuat karya, tetapi juga memahami bahwa sampah plastik dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.


Kegiatan diawali dengan pembagian kelompok kecil agar siswa dapat bekerja sama dan saling berdiskusi. Mahasiswa KKN mendampingi proses pembuatan kolase mulai dari tahap memilih bahan, menggunting, hingga menempelkan potongan plastik pada media gambar. Suasana kelas menjadi hidup, penuh canda dan semangat belajar.


Kepala Sekolah SDN Blaru 02, Ajit, S.Pd.SD., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran kreatif seperti ini sangat penting karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai pemanfaatan limbah.
“Kegiatan ini sangat positif karena melatih kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya. Selain menghasilkan karya seni, kegiatan ini juga dinilai mampu melatih keterampilan motorik halus, kesabaran, dan kerja sama antar siswa. Mahasiswa KKN berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan oleh pihak sekolah sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek.

Melalui kelas kreatif ini, mahasiswa KKN UPGRIS menunjukkan bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan dengan pendekatan menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian masyarakat dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda yang lebih peduli terhadap masa depan bumi.

More From Author

Mahasiswa KKN UPGRIS Dorong Digitalisasi UMKM Tempe dan Tahu di Desa Blaru

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini, KKN UPGRIS Kelompok 34 Gelar Sosialisasi & Simulasi Gempa Bumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *