Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri (RPL) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Chandra Ajik Prakoso, melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada kesehatan dan lingkungan kerja di Plant Baya, Samarinda, Kalimantan Timur, sepanjang Januari 2026.
Kegiatan KKN Mandiri ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Maftukin Huda, M.Pd., sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan berkelanjutan di kawasan industri.
Sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan kerja, mahasiswa melaksanakan kerja bakti membersihkan area workshop pada 15 Januari 2026 dan area office workshop pada 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan nyaman guna mendukung kesehatan pekerja serta meminimalkan potensi risiko kerja.
“Lingkungan kerja yang bersih dan tertata sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan pekerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Chandra di sela kegiatan.
Selain itu, upaya peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga dilakukan melalui pengecekan bulanan kondisi tools maintenance pada 18 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembacaan komitmen keselamatan sebelum bekerja pada 19 Januari 2026 sebagai bentuk penguatan budaya K3 di lingkungan Plant Baya.
LCE Keselamatan Operasional Plant Baya, Riski Sumaryoto, menyampaikan bahwa kegiatan KKN Mandiri tersebut memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja dan para pekerja.
“Kegiatan ini membantu meningkatkan kesadaran kami terhadap kebersihan dan keselamatan kerja. Lingkungan menjadi lebih rapi dan nyaman, serta pekerja semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja,” kata Riski.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Maftukin Huda, M.Pd., mengatakan bahwa program KKN Mandiri menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di dunia industri.
“Melalui KKN Mandiri, mahasiswa tidak hanya belajar secara praktis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
